Glitter Words

Selasa, 27 Oktober 2015

Perbedaan bukan untuk menjauhkan satu sama lain

Suatu ketika di suatu tempat, saya dan teman saya asik mengobrol membicarakan topik yang sedang menggebu-gebu di kalangan remaja saat ini yakni galau. Awalnya teman saya menceritakan apa yang dialaminya akhir-akhir ini tentang hubungannya dan masa lalunya. Eitss.. tahan dulu rasa penasaran kalian..

Kemudian setelah beberapa lama membicarakan hal tersebut, topik yang kami bicarakan semakin menggeser membahas hal yang mungkin diantara kita merasa sensitif jika ditanyakan, yakni agama.

Nah temen-temen, yang akan saya share disini bukanlah tentang hubungan teman saya dan masa lalunya, tetapi hal yang kedua, berkaitan dengan pengalaman beragama.

Guys.. pasti masing-masing kita menganut agama menurut iman dan kepercayaan. Kita hidup di dunia ini diberi kesempatan untuk bebas memilih agama apa yang ingin kita anut. Entah itu diturunkan dari orangtua kita atau kita sendiri memilih jalan hidupnya masing-masing.
Sebenarnya semua agama itu sama saja, tetapi yang membedakan adalah cara kita untuk menyampaikan dan mempertanggungjawabkan iman kita sendiri. Nama agama hanyalah sarana agar kita dekat dengan Tuhan. Karena menurut saya dengan agama yang saya anut yaitu katolik, yang saya percaya adalah Tuhan Yesus Kristus. Seperti halnya dengan agama Kristen bahwa yang mereka percayai adalah Tuhan Yesus Kristus, tetapi cara menyembahnya yang berbeda. Seperti yang kita tahu kalau agama katolik di setiap minggu nya merayakan misa ekaristi (dimana setiap ekaristi kita menerima tubuh Kristus) sedangkan di gereja Kristen melakukan ibadah (hanya 1 bulan sekali menerima tubuh Kristus). Ada titik dimana menjadi pertanyaan, yakni bagaimana jika seorang katolik tetapi melakukan penyembahan layaknya umat kristen, ataupun sebaliknya ? Saya kira tidak masalah, karena orang kristen dan katolik menyembah Tuhan yang sama yakni Tuhan Yesus Kristus. Status agama janganlah menjadikan kita terombang-ambing di dalam hidup kita tetapi belajarlah bagaimana kita mempertanggungjawabkan iman kita di dalam kehidupan kita sendiri, serta menjadikan kerajaan Allah sebagai tujuan hidup kita. Karena Tuhan dapat memakai setiap pribadi agar kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan. Jangan karena nama “agama”, kita membatasi hubungan diri kita sendiri dengan Tuhan  Dan yang terpenting adalah kita menjalankan iman kita sesuai dan seturut kehendak Allah, bukan karena status maupun paksaan oranglain.



Saya diingatkan kembali dengan ayat Matius 6 : 1
“Ingatah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga”
Jadilah kerajaan Allah sebagai tujuan utama kita. Dengan hati yang tulus, bukan untuk kesombongan belaka, dan agar dihormati oleh lingkungan sekitar kita. Tuhan memberkati (Lim Jessica)

40 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Ohh jadi begitu yaa, ternyata cuman perbedaan cara penyampaianya aja. Thankyou ya min

    BalasHapus
  3. Betul kadang perbedaan agama membuat hubungan kita dengan orang lain jadi agak kurang. Bagus ini blog bisa untuk menguatkan iman. Next post banyakin tentang ayat-ayat buat di kehidupan ya min kalo bisa.. GBU

    BalasHapus
  4. saya sangat setuju sekali dengan oendapat anda, bahwa sebenarnya, kembali ke tanggung jawab agama terdahap diri sendii, dan blog anda semoga menjadi "pencerahan" terhadap mereka yang masih belom menemukan tanggung jawab terhadap agama mereka pribadi, Tuhan Memberkati :)

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Sangat bagus.agama hanya menjadi sarana berkomunikasi kepada Allah. Karena Tuhan hanya ada satu.

    BalasHapus
  7. Artikel ini bagus cuman mengapa tidak semua agama dibahas jadi bukan hanya katolik dan kristen yang di bedakan namun semuanya, jadi mereka bisa saling mengerti serta mengetahui perbedaanya dimana. Karena judulnya Perbedaan bukan untuk menjauhkan satu sama lain.

    BalasHapus
  8. Setuju dengan pernyataan kalau agama adalah suatu media perantara kita dengan Tuhan.Apapun agama itu,selama kita punya iman yang tertuju pada Tuhan dan menjalankan tujuan dari agama itu sendiri,untuk saling mengasihi sesama kita

    BalasHapus
  9. Saya sangat setuju sekali. Masyarakat sering salah mengatas namakan agama untuk hal hal yg tdk benar. Sehrsnya kita setiap individu harus mampu membangun solidaritas antar umat beragama. Karna agama hanya sbgai sarana kita untuk menyembah Tuhan. Gbu

    BalasHapus
  10. Saya sangat setuju sekali. Masyarakat sering salah mengatas namakan agama untuk hal hal yg tdk benar. Sehrsnya kita setiap individu harus mampu membangun solidaritas antar umat beragama. Karna agama hanya sbgai sarana kita untuk menyembah Tuhan. Gbu

    BalasHapus
  11. Artikel yang bagus untuk renungan. Tepat dalam cara penyampaiannya. Gbu :)

    BalasHapus
  12. perbedaan memang seharusnya menjadikan manusia lebih dekat dan saling melengkapi, bukan saling bermusuhan. nice!

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Memang seharusnya perbedaan itu merupakan suatu pembelajaran buat kita semua umat manusia utk saling mengenal pribadi satu sama lain, bkn dipergunakan utk saling menjatuhkan. Makasih utk refrensinya, cara dlm penyampaiannta jg bagus. Gbu

    BalasHapus
  15. saya sangat setuju dengan artikel ini .. artikelnya sangat menarik ^^

    BalasHapus
  16. Aritkel kakak sudah cukup baik dalam menggambarkan padangan kakak tentang perbedaan agama, tapi alangkah lebih baiknya jika artikel kakak di beri gambar ilustrasi seperti artikel-artikel kakak sebelumnnya sehingga lebih menarik untuk dibaca. Terus semangat dalam membuat artikel ya :)

    BalasHapus
  17. Saya setuju dg artikel anda bahwa perbedaan itu bukan untuk menjauhkan satu sama lain. Thanks

    BalasHapus
  18. Saya setuju, Tuhan saya pun mengajarkan untuk seperti itu. Jadi menurut saya ini artikel yang bagus, terus menulis. GBU

    BalasHapus
  19. artikelnya lumayan untuk menambah pengetahuan tentang agama, dan saya setuju bahwa agama itu tidak untuk saling jauh satu sama lain.

    BalasHapus
  20. blognya bermanfaat banget buat kita semua . keren! <3

    BalasHapus
  21. good post.... semoga ini dapat menjadi pedoman bagi kita semua yaa... ku tnggu post mu selanjutnya GBU

    BalasHapus
  22. saya sangat setuju, perbedaan itu tidak harus saling bermusuhan. namun dengan perbedaan itu kita belajar tentang menghormati, menghargai bukan untuk saling menjahui :)

    BalasHapus
  23. Super sekali... perbedaan harusnya yg mnyatukan... bukan memisahkan... tetap berkarya....

    BalasHapus
  24. Thank you buat artikel pengingatnya. Menyadarkan bahwa manusia di dunia ini kadang membatasi hubungannya dengan Tuhan hanya karena status agamanya. Marilah kita berpikir kritis dan sadar bahwa kita sangat membutuhkan Tuhan di hidup kita

    BalasHapus
  25. Thank you buat artikel pengingatnya. Menyadarkan bahwa manusia di dunia ini kadang membatasi hubungannya dengan Tuhan hanya karena status agamanya. Marilah kita berpikir kritis dan sadar bahwa kita sangat membutuhkan Tuhan di hidup kita

    BalasHapus
  26. Saya sangat terkesan sekali dengan artikel andaa.. sangat memotivasi untuk hidup rukun dan damai dalam perbedaan yang ada...terutama di indonesia

    BalasHapus
  27. Saya sangat terkesan sekali dengan artikel andaa.. sangat memotivasi untuk hidup rukun dan damai dalam perbedaan yang ada...terutama di indonesia

    BalasHapus
  28. "Status agama janganlah menjadikan kita terombang-ambing di dalam hidup kita tetapi belajarlah bagaimana kita mempertanggungjawabkan iman kita di dalam kehidupan kita sendiri" good point :)

    BalasHapus
  29. Perbedaan membuat kita semakin kuat untuk melengkapi satu sama lain..

    BalasHapus
  30. Bener banget.. Tuhan memang satu, masing2 pribadi yang berbeda..

    BalasHapus
  31. setujua dengan artikel ini. Perbedaan bukan menjadi suatu batasan bagi kita untuk saling tolong menolong antar umat beragama, justru perbedaan itu dapat menimbulkan suatu toleransi yang berguna bagi kehidupan umat beragama. Ciayooo.....

    BalasHapus
  32. Bagus perbedaan Agama bukan berarti harus saling jauh karna berbeda

    BalasHapus
  33. Bagus perbedaan Agama bukan berarti harus saling jauh karna berbeda

    BalasHapus
  34. Perbedaan memang tdak menjauhkan kita...
    Yg menjauhkan kita adalah diri kita sendiri
    Pikiran yg kotor dan hati yg tdk bersih...
    Membuat setah senang dengan kita dan membuat kita jauh dengan yg lain

    BalasHapus
  35. kalau misalkan Khatolik dan Kristen sama2 menyembah Tuhan Yesus Kristus, kenapa engga di jadikann 1 aja? agama di Indonesia kan rata2 di bedakan karena perbedaan "TUHAN" dalam agamanya masing2..

    BalasHapus